Skip to main content

Lagi – Lagi Pilot Maskapai Penerbangan Swasta Kedapatan Membawa Shabu dan Miras


Lagi – Lagi Pilot Maskapai Penerbangan Swasta Kedapatan Membawa Shabu dan Miras

viaberita.com, Jakarta – Kembali, salah seorang oknum pilot yang kini berasal dari maskapai Lion Air, didapati tengan membawa narkoba jenis shabu dengan berat 0,57 miligram. Oknum pilot ini diketahui berinisial MS, MS sendiri ditangkap oleh Sat Narkoba Polresta Kupang, dan tak hanya sabu, polisi juga mengamankan sebotol minuman keras.
“Yang bersangkutan tertangkap tangan dengan barang bukti satu buah bong (alat hisap sabu), sabu seberat 0,57 miligram, satu botol minuman keras, empat buah sedotan dan dua buah korek,”kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast, seperti yang dikutip dari laman kumparan, baru – baru ini.
Sebagai kronologis, MS ditangkap di salah satu hotel di Kupang pada Senin (4/12) malam. Abraham menuturkan, usai menangkan MS, ditemui juga prmugari di kamar berbeda yang ikut diperiksa. Tapi hanya MS yang ditahan.
“(Awak kabin lain) tidak ditahan. Hasil urine mereka juga negatif (narkoba),” katanya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi dari Lion Air, betul, MS adalah seorang pilot senior.
“Penerbang yang diduga tersebut adalah pilot senior yang telah bekerja di Lion Air sejak tahun 2014 dan mempunyai catatan kesehatan, serta sikap dan perilaku yang baik,”ujar Plt Humas Lion Air, Ramaditya Handoko
Ia juga menegaskan, apabila MS terbukti melanggar, maka pihak Lion Air akan memecat MS.
“Jika yang bersangkutan terbukti sebagai pengguna maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perusahaan termasuk pemberhentian sebagai pegawai,” tutupnya. (RF)

Sumber : http://www.viaberita.com/lagi-lagi-pilot-maskapai-penerbangan-swasta-kedapatan-membawa-shabu-dan-miras/

Comments

Popular posts from this blog

Penyebar NIK dan Nomor KK Dikenakan Sanksi Penjara dan Denda

Penyebar NIK dan Nomor KK Dikenakan Sanksi Penjara dan DendaViaberita.com, Jakarta - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh memastikan bahwa data kependudukan tiap orang aman, meski telah melakukan registrasi kartu prabayar dengan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (No. KK) ke masing-masing operator seluler.

"Bagi penduduk yang sudah melakukan registrasi kartu prabayar tidak perlu mengganti Kartu Keluarga. Data Anda aman," tutur Zudan kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (9/3).
Zudan mengatakan hal tersebut untuk menanggapi informasi yang beredar bahwa banyak data NIK dan No. KK yang disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Zudan menegaskan tidak ada data yang bocor dari Ditdukcapil Kemendagri. Dia justru mengatakan ada oknum yang teridentifikasi menyebarluaskan NIK dan No. KK ke media sosial.
Akibatnya, NIK dan No. KK tersebut digunakan oleh pihak yang tidak be…